langganan buletin teman surga

Buletin Teman Surga 310: Taat Sama Allah Nggak Boleh Baper

0
Pernah nggak sih kamu ada di titik ketika hati pengen mempertahankan sesuatu, tapi iman malah nyuruh buat ngelepasin? Rasanya berat banget. Pikiran tahu itu salah, tapi hati masih nggak rela. Mau ninggalin pacaran takut...

Buletin Teman Surga 309: Play To Win!

0
Setiap memasuki bulan Mei, udara negeri ini seakan dipenuhi oleh kata-kata tentang harapan. Spanduk-spanduk terpasang, pidato-pidato disampaikan, dan berbagai ajakan untuk bergerak maju kembali terdengar di banyak tempat. Orang-orang berbicara tentang perubahan, tentang perjuangan...

Buletin Teman Surga 308: Generasi Hikikomori

0
Pintu kamar tertutup. Lampu redup. Headset terpasang. Jari sibuk scroll layar tanpa henti. Di luar kamar, suara keluarga terdengar samar. Ada ayah. Ada ibu. Ada rumah. Tapi rasanya jauh. Hari-hari berjalan, tapi interaksi makin...

Buletin Teman Surga 307: Sang Pengukur Bumi

0
Sebuah nasihat dari Imam Syafi’ie untuk para penuntut ilmu tertuang dalam kitabnya yang masyhur, Diwan Imam Syafi’i. Isinya, kumpulan syair (puisi) imam madzhab ini yang sarat makna dan menggugah hati. Salah satunya, “Barang siapa yang...

Buletin Teman Surga 306: Buat Apa Sekolah?

0
Di zaman serba digital kayak sekarang, mungkin pernah terlintas di kepala kamu pertanyaan ini: buat apa sih sekolah? Kalo hampir semua hal sekarang terasa mudah. Mau cari jawaban PR tinggal buka internet. Nggak paham...

Buletin Teman Surga 305: Pengennya Mandiri, Malah Lupa Diri

0
Jadi perempuan di zaman sekarang itu rasanya kayak lagi ikut kompetisi lari marathon yang nggak ada garis finish-nya. Kebayang capeknya. Udah bermandi peluh tapi gak sampai-sampai. Effortnya besar. Harus pintar, harus mandiri, harus punya...

Buletin Teman Surga 304: Perang “Tanpa” Tentara

0
Kalau kamu dengar kata “perang”, biasanya yang kebayang itu jelas banget: dua pasukan besar berdiri saling berhadapan, tentara lengkap dengan senjata, tank, strategi tempur, lalu saling serang. Ada komando, ada ledakan, ada kekacauan, dan...

Buletin Teman Surga 303: Tetap Menyala Ramadanku!

0
Ramadan baru saja pergi. Perlahan, suasana kembali sepi. Masjid yang bulan kemarin penuh sampai saf belakang, sekarang mulai longgar lagi. Hanya tersisia 1 -2 shaf di belakang imam. Alarm sahur yang dulu jadi pengingat...

Buletin Teman Surga 302: Ramadhan Segera Berakhir

0
Rasanya baru kemarin kita menyambut datangnya bulan suci. Sambutan Ahlan wa Sahlan Ya Ramadan meramaikan linimasa sosial media. Baru kemarin sahur pertama terasa begitu antusias dan penuh keseruan. Alarm berbunyi lebih awal dari biasanya,...

Buletin Teman Surga 301: Ramadhan Anti Rebahan

0
Saat Ramadan datang. Notifikasi grup keluarga rame. Timeline penuh ucapan “Marhaban ya Ramadan”. Minggu pertama? Semangatnya kayak mau lomba. Sahur bangun sebelum alarm teriak. Tarawih shaf makmum paling depan. Story Instagram: “Bismillah sebulan full...

Don't miss