Hay..hay Temans, Alhamdulillah jumpa lagi di buletin kesayangan kita neh, Buletin Remaja Teman Surga, Teman Terbaik Remaja Muslim. Nggak terasa yak kita dah di akhir bulan Ramadhan aja neh, and qalo men-temen perhatiin nggak terasa juga dah 2 hari terakhir ini macet di jalanan meningkat drastis, dan itu tandanya THR sudah turun! Loh? Yapz karena itu artinya , lebaran sebentar lagi.
Kesibukan cukup tinggi karena semua orang pada nyiapin buat acara bertaraf internasional, yaitu Idul Fitri alias lebaran berjamaah! hee..Hari Raya Idul Fitri adalah waktu yang dinanti-nanti oleh seluruh kaum Muslimin seantero dunia. Jelas dong! Gimana nggak, setelah berpuasa 1 bulan lamanya hari itu pun tiba. Eits, jangan lupa kita bersyukur. Alhamdulillah. Tapi bulan Ramadhan nggak cuma menahan lapar dan haus dong pastinya. Karena berpuasa juga menahan hawa nafsu kita. Tul nggak?
Gembira sambut Idul Fitri
Men-temen Hari Raya Idul Fitri atau sering juga disebut hari lebaran emang moment yang penting. Why? Sebab, dalam Islam hanya ada dua hari raya, yakni Idul Fitri dan Idul Adha.
Sahabat Anas bin Malik radliallahu ‘anhu menceritakan, ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba di Madinah, masyarakat Madinah memiliki dua hari yang mereka rayakan dengan bermain. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya: “Dua hari apakah ini?” Mereka menjawab, ”Kami merayakannya dengan bermain di dua hari ini ketika zaman jahiliyah.” Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah telah memberikan ganti kepada kalian dengan dua hari yang lebih baik, Idul Fitri dan Idul Adha.” (HR. Ahmad, Nasai, Abu Daud, dan shahih).
Idul Fitri dan Idul Adha keduanya dihubungkan dengan dua ibadah besar. Idul Fitri yang dihubungkan dengan puasa Ramadhan. Sedangkan Idul Adha dengan ibadah haji. So, sebagai kaum Muslimin kita harus gembira dong menyambut hari istimewa ini. Maka nggak heran banyak orang yang super sibuk nyiapinnya. Emang apa aja sih yang biasanya dilakukan saat menyambut hari lebaran di masyarakat?
Hmm… aktivitas masyarakat dalam hal ini emang macem-macem. Bahkan beberapa di antaranya sudah menjadi tradisi turun temurun. Sibuk bikin kue, buat ketupat ma rendang..(eitz jangan pada ngiler yak), ngecat rumah atau beli baju baru. Pada malam Idul Fitri atau dikenal sebagai malam takbiran, di mana orang-orang dari berbagai kalangan baik anak-anak, remaja atau dewasa keliling kampung rame-rame, mengumandangkan takbir sambil mukul bedug plus bawa obor. (Jadi inget jaman SD dulu Hehehe…) Atau kalau di kota ngadain konvoi di jalanan. Beberapa ada yang naik mobil dan motor. Malah bisa begadang semaleman. Bahayanya, kalau sampe mengganggu orang lain. Kalau begadang, ujung-ujungnya bangun telat dan ketinggalan sholat Id, gawat!
Aktivitas lainnya yaitu nyundut petasan atau kembang api. Wah.. kalau yang ini sih kayaknya nggak bakal ketinggalan deh. Udah nggak aneh lagi. Main petasan rame-rame sampe ada perang petasan. Ditambah warna-warni cantik dalam bentuk menarik yang dihasilkan oleh petasan kembang api. Wuih… asiik! Tapi main petasan bisa mengganggu orang lain juga loh.
Suaranya yang berisik bikin sakit telinga dan mengganggu orang yang lagi istirahat. Selain mengganggu, main petasan juga bisa membahayakan. Gimana coba kalau petasannya salah lempar alias salah sasaran? Harusnya ke depan malah balik ke tempat yang nyulutnya. Atau sebelum dilempar udah meledak duluan. Aduh… gimana nasib tangannya tuh? Bisa luka. Pasti. Beruntung kalau nggak buntung. Naudzubillahi min dzalik!
Temans, emang sih kita harus gembira menyambut Hari Raya Idul Fitri tapi yang harus diperhatikan juga jangan sampai kita terlalu sibuk dengan persiapan untuk menyambut hari Idul fitri, kita jadi nggak punya waktu lagi untuk beribadah di akhir bulan Ramadhan. Hal ini mestinya bisa dengan mudah diantisipasi dengan planning yang baik. Dan jangan sampai malah melakukan hal-hal yang tidak ada manfaatnya, apalagi jika membahayakan diri sendiri dan orang lain.
Amalan Menjelang Idul Fitri
Menyambut Idul Fitri temans, itu artinya kita pun akan berpisah dengan bulan Ramadhan yang penuh keberkahan, maka harusnya di malam-malam akhir Ramadhan kita gunakan waktu sebaik mungkin untuk meningkatkan ibadah kepada Allah, Mohon pengampunan kepada Allah agar terbebas dari Dosa dan Api neraka, hingga kita bisa mendapatkan Predikat Takwa di sisi Nya. Penasaran apa ja let’s check this out!!
Banyak hal yang bisa dilakukan yaitu dengan mengoptimalkan ibadah kita, Pertama Meraih malam lailatul Qadr. Barangsiapa yang menghidupkan lailatul qadar dengan amalan shalat juga akan mendapatkan pengampunan dosa sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Barangsiapa melaksanakan shalat pada lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari)
Kedua Membayar Zakat Fitrah. Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mewajibkan zakat fithri untuk mensucikan orang yang berpuasa dari bersenda gurau dan kata-kata keji, dan juga untuk memberi makan orang miskin. Barangsiapa yang menunaikannya sebelum shalat maka zakatnya diterima dan barangsiapa yang menunaikannya setelah shalat maka itu hanya dianggap sebagai sedekah di antara berbagai sedekah.” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah. Hasan)
Ketiga neh temans, Penghujung Ramadhan ini ditutup dengan Takbir sebagaimana Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu bertakwa pada Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” (QS. Al Baqarah: 185). Takbir ini disunnahkan untuk dikumandangkan sejak berangkat dari rumah hingga pelaksanaan shalat Idul Fithri. Dalam suatu riwayat disebutkan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa keluar hendak shalat pada hari raya ‘Idul Fithri, lantas beliau bertakbir sampai di lapangan dan sampai shalat hendak dilaksanakan. Ketika shalat hendak dilaksanakan, beliau berhenti dari bertakbir.”
Keempat kita harus Saling mendoakan temans agar amalan kita di bulan Ramadhan diterima juga hal yang dianjurkan loch saat hari raya. Dari Jubair bin Nufair, ia berkata bahwa jika para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berjumpa dengan hari ‘ied (Idul Fithri atau Idul Adha), satu sama lain saling mengucapkan, “Taqobbalallahu minna wa minka (Semoga Allah menerima amalku dan amalmu).” Al Hafizh Ibnu Hajar mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan.
Gimana Temans dah jelas kan pastinya!. Idul Fitri itu bener-bener moment special bingitz dech..yupz, nah untuk menyempurnakan kegembiraan kita menyambut Hari Raya Idul fitri and pasti kan men-temen pengen dapet pahala tambahan, Kuy kita jalankan Sunah Rasul Sepanjang Hari Raya Idul Fitri, Penasaran..bener neh pengen tau..mau tau..beneran mau tau..pake banget ga..heheh..
Hal yang mendatangkan Pahala Sunah Sepanjang Idul Fitri
Pertama , Menghadiri shalat id, selama tidak ada halangan, kamu harus sholat yah temans..iya kamu..hee, Kedua Mandi sebelum berangkat ke lapangan. Dari Nafi’, bahwa Ibn Umar radliallahu ‘anhuma mandi pada hari Idul Fitri sebelum berangkat ke lapangan. (HR. Malik & As Syafi’i, shahih). (waww..kece bingitz yah mandi nya ja berpahala loch!)
Ketiga perbanyak takbir selama hari raya, merupakan waktu untuk memperbanyak berdzikir kepada Allah. Keempat Sarapan sebelum berangkat shalat Idul Fitri. Dari Buraidah, beliau berkata: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak berangkat menuju shalat Idul Fitri sampai beliau makan terlebih dahulu, dan ketika Idul Adha, beliau tidak makan sampai shalat dahulu. (HR. At Turmudzi, Ibn Majah, shahih). Kelima Berangkat dan pulangnya mengambil jalan yang berbeda. Dari Jabir bin Abdillah radliallahu ‘anhuma, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika hari raya mengambil jalan yang berbeda (ketika berangkat dan ketika pulang). (HR. Bukhari).
Keenam Memakai pakaian yang terbaik, inget yah temans pakaian yang terbaik itu ga harus baru juga loch, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memiliki jubah yang beliau gunakan ketika hari raya dan hari Jum’at. (HR. Ibn Khuzaimah dan kitab shahihnya).
Temans, makin ga sabar kan pastinya untuk sambut Idul Fitri, yupz ya iyalah..masa ya iya dong hee..moment special yang ditunggu gitu loch. Kuyy kita sambut dengan penuh kegembiraan dan semoga Amal ibadah kita di bulan Ramadhan diterima oleh Allah. Ammin. []














