Buletin Teman Surga 180. Memilih Taat Agar Sehat

0
463

Hai Guys, pada tahu kan 1 Desember diperingati sebagai hari AIDS sedunia? Ada yang tahu kenapa peringatan ini muncul? Salah satunya sebagai pengingat untuk menekan laju penyebarannya. Tapi, benarkah virus ini sudah bisa dikendalikan?

AIDS merupakan singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome. Sebuah penyakit yang diakibatkan oleh infeksi HIV yang tidak kunjung diobati. AIDS merupakan tahap akhir dari HIV, di mana sistem kekebalan tubuh terlalu rusak untuk melawan infeksi. Astagfirullah, teman-teman kebayang kan gimana jadinya jika kekebalan tubuh sudah rusak? Serem banget!

Berdasarkan catatan dari Worldometers, hingga tahun ini terdapat lebih dari 43 juta orang di dunia yang terinfeksi dan menderita HIV/AIDS. 1,5 juta diantaranya meninggal akibat virus tersebut, (tirto.id 27/11). Angka yang cukup fantastis untuk hilangnya nyawa manusia kan, guys? Hiks!

  1. Siti Nadia Tarmizi, MEpid (Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung), menerangkan cara penularan HIV. Yakni melalui hubungan seks beresiko, darah, serta ibu ke bayi. Pasalnya, virus ini terdapat pada darah, cairan sperma, cairan vagina, dan air susu ibu (ASI). (detikhealt, 29/11). Coba kita simak, penularan HIV yang pertama adalah melalui hubungan seks beresiko alias seks bebas. Nastagfirullah!

Yuk Sehat, Yuk Taat!

Peringatan hari AIDS sedunia tahun ini semoga tidak sekadar seremonial ya, Guys. Harus serius diwujudkan agar HIV/AIDS benar-benar berakhir. Cara terampuhnya adalah dengan adanya peraturan tegas untuk melarang aktivitas yang dapat menyebabkan penyebaran HIV/AIDS. Ya, aktivitas seks bebas harus dihentikan, jangan malah dibiarkan apalagi dilegalkan. Ini semua demi kesehatan generasi di masa yang akan datang jika benar-benar ingin terbebas dari HIV/AIDS.

Nah, bagaimana dengan kita sebagai generasi muda islam? Pertama, ingatlah jati diri kita sebagai seorang muslim. Ingat, generasi Islam adalah generasi terbaik. Maka sudah semestinya kita menjadi yang terbaik dalam segala hal. Termasuk dalam perkara kesehatan. Maka sudah pasti, sebagai generasi Islam kita harus jaga jiwa raga agar tetap sehat.

Kedua, konsekuensi sebagai seorang muslim adalah taat pada syariat. Islam sebagai agama yang sempurna dan paripurna telah memiliki aturan super komplit untuk kehidupan kita. Apapun persoalannya, jawabannya ada di Islam. Jawaban bukan sembarang jawaban, melainkan jawaban yang pasti benar sebab bersumber dari yang Maha Benar yakni Allah SWT. So, kudu bangga dong menjadi seorang muslim. Alhamdulillah!

Termasuk dalam perkara seks bebas, jauh berabad-abad lamanya Alquran sudah mengabarkan bahwa itu adalah perbuatan yang keji dan munkar. Salah satu kemaksiatan yang membawa kemudharatan (kerusakan). Pelakunya peroleh dosa besar. Dipastikan akan sengsara di dunia, dan kelak peroleh siksa yang pedih di neraka jika tidak bertobat. Seseram itu, Guys!

Allah SWT. berfirman yang artinya:

”Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Isra: 32)

”Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman merek disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman.” (QS. An-Nur: 2)

Maha benar Allah SWT. dengan segala firman-Nya. Demikianlah hakikat dari syariat. Memberikan maslahat bagi umat, bahkan alam semesta. Menjaga kehidupan agar senantiasa seimbang dan baik-baik saja. Terhindar dari segala malapetaka. Ya, jika kita taat pasti akan sehat. Jika kita taat pasti akan selamat. Semakin yakin kan untuk memilih taat, Guys?!

Menjadi Pemuda Istimewa

Dear #TemanSurga, menjadi remaja yang berbingkai takwa di zaman ini memang tidak mudah. Banyak godaan yang menghampiri dari segala penjuru. Ya, hari ini banyak bacaan dan tontonan unfaedah yang justru jadi tuntunan. Lingkar pertemanan juga lebih banyak yang kebarat-baratan. Hidup serba bebas seolah jadi hal yang biasa. Sebab itulah, pemuda yang istikomah dalam taat dan takwa patut diberi gelar istimewa. Karena ia berani berbeda dari kebanyakan pemuda lainnya. Maasyaallah!

“Pertanyaannya, gimana cara mengikat takwa agar tetap lekat di dada? Secara itu enggak mudah, kan?”

Memang enggak mudah tapi pasti bisa. Syaratnya satu saja, Kita punya kemauan. Sesimpel itu aja, kok. Kalau kita mau, maka pasti akan Allah SWT berikan kemudahan menempuh jalan takwa untuk menjadi pemuda istimewa.

Takwa adalah rasa takut hanya kepada Allah SWT. Takwa adalah pendorong bagi kita untuk bersegera taat pada syariat. Menjalankan semua perintah Allah SWT dan menjauhi segala bentuk larangannya. Tanpa tapi, tanpa nanti. Inilah bentuk ibadah kita sebagai hamba. Menjalankan salat plus meninggalkan khalwat (berdua-duaan dengan yang bukan mahram). Menunaikan puasa, juga membalut diri dengan pakaian yang menutup aurat secara sempurna. Membaca Alquran sekaligus memahami dan mengamalkan setiap maknanya. Inilah pemuda istimewa!

Menjadi pemuda istimewa tentu sangat membanggakan bagi kedua orang tua kita. Bahkan, sejatinya pemuda istimewa lah yang menjadi harapan masa depan bangsa. Lebih spesial lagi, pemuda jenis ini adalah pemuda yang mendapat cinta dari Allah SWT. Dengan cinta tersebut, sang pemuda dapat memperoleh syafaat atau pertolongan Allah SWT di hari penghisaban. Nikmat mana lagi yang akan kita dustakan?

Dear #TemanSurga, siap ya menjadi pemuda istimewa? Siap menjalankan hidup dalam bingkai taat agar jiwa raga kita sehat. Siap menjadi generasi terbaik yang bebas dari penyakit fisik ataupun moral. Siap menjadi hamba yang selamat dan bahagia di dunia hingga ke surga. Aamiin! []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here